publiknasional.com

Berita Populer

powered by camp26

Video

.

Pilkada Jawa Timur 2013 Menjadi Koreksi Kelemahan Sebelumnya

Penilaian User: / 2
TerburukTerbaik 

Oleh: Ale Thalib

HIRUK pikuk pembahasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur sudah berkembang, mulai dari kalangan bawah hingga kalangan atas di Jawa Timur. Ini menandakan bahwa demokratisasi di Jawa Timur semakin mengerucut pada kemandirian dan kematangan daerah

dalam menanggapi demokrasi di Indonesia.

Hal itu, tentunya, menjadi satu kebanggaan besar bagi Jawa Timur sendiri. Pasalnya, hampir di tiap-tiap kewilayahan di Indonesia, kini mengalami kegentingan dalam mendapatkan demokrasi yang sehat dan segar. Namun, di Jawa Timur tetap stabil dan kondusif.

Di lain hal, terdapat beberapa faktor penting dalam upaya demokratisasi terhadap pemerintahan otonomi di Jawa Timur mengenai kebutuhan dan bentuk aspirasi masyarakat yang belum tersampaikan secara mutlak. Yaitu, salah satunya adalah permasalahan lumpur Lapindo, yang hingga kini belum juga terselesaikan.

Masalah lumpur Lapindo yang terjadi di Kabupaten Sidoarjo, menjadi salah satu bukti besar pada kelemahan dari pemerintahan Jawa Timur. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kurang mampu mengakomodir segala macam kebutuhan masyarakat dan kurang memprioritaskan apa yang seharusnya menjadi kewajiban utama dari pemerintahan. Yakni, menjadi mediator antara pihak Lapindo dengan pihak korban.

Selain itu, ada beberapa permasalahan sosio-ekonomi Jawa Timur yang belum terselesaikan. Di antaranya, minimnya pemerataan pembangunan, terbatasnya pelayanan publik di tingkat desa, lahan kerja yang sempit di tiap-tiap distrik kecil, dan masih banyak lagi pekerjaan rumah (PR) yang belum rampung hingga kini.

Akan tetapi, bukan berarti bentuk laksana dari pemerintahan di Jawa Timur saat ini tidak baik. Bentuk laksana pemerintahan di Jawa Timur dinilai sangat baik dan di atas rata-rata dalam kemajuan dan perkembangan perekonomian di Indonesia. Terbukti, dengan pergerakan hasil ekonomi yang meningkat, yaitu sebesar 7,3 persen pada akhir 2012 lalu. Dan memungkinkan akan semakin meningkat pada triwulan 2013 ini.

Selain itu, situasi perekonomian domestik yang kondusif dan stabil pada suku bunga dan kendali inflasi yang dapat dikontrol secara baik oleh pemerintah Jawa Timur.

Namun, semua bukti-bukti tersebut belum bisa dijadikan patokan pada kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur secara merata ke depan.  Sebab, bukti-bukti tersebut hanya tertera pada lembaran data statistik yang sekiranya hanya menghitung dengan fakta lapangan yang sempit, namun berbeda pada perhitungan di lapangan yang luas.

Strategi Pemprov Jawa Timur yang menggalakan berbagai program pengurangan angka kemiskinan, peningkatan pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan, serta infrastruktur ekonomi dan pembangunan pedesaan, tidak berimbang pada peningkatan ekonomi di Jawa Timur yang dianggap memiliki nominal yang besar.

Untuk itu, dalam momentum Pemilihan Gubernur  (Pilgub) Jawa Timur yang rencananya akan diselenggarakan pada 29 Agustus 2013 mendatang, perlu adanya pengembangan wacana ke depan terhadap masyarakat Jawa Timur mengenai fungsi mutlak dari pemerintahan daerah. Bahwa bentuk-bentuk ketidakefektifan dan ketidakbertanggungjawaban dari pemerintahan Jawa Timur  sebelumnya, harus secara penuh dikoreksi dan dapat diralat secara utuh. Ini semua demi terlaksananya fungsi pemerintahan daerah yang baik, benar-benar bertanggung jawab, dan berkesinambungan.

Oleh karenanya, kesempatan masyarakat Jawa Timur dalam menentukan pilihan pada pilkada nanti, harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memilih pemimpin yang berkarakter, konsisten, dan tidak hanya berkonsentrasi untuk meningkatkan profit daerah tanpa mengindahkan suara publik, dan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan yang menyeluruh. (**)


Ale Thalib,
adalah Mahasiswa Administrasi Negara Universitas Dr Soetomo Surabaya dan Ketua Umum Forum Simpatisan Mahasiswa Pro Rakyat (FSMPR).

 

Comments 

 
0 # Robby 2013-04-02 09:44
Sepakat, ganti pemimpin yang punya integritas tinggi dan dapat menjadi pemimpin yang populis untuk terciptanya Good Governance. Salam dari Unitomo untuk Jatim yang lebih kompleks sejahterahnya.
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Ucapan

SELAMAT
HARI PERS NASIONAL (HPN) Ke-68 Tahun 2014
"Melalui HPN, Mari Kita Berbagi Rasa Kemanusiaan
Atas Bencana Gunung Kelud"
PT JAWA METALINDO PRIMA INDUSTRI SIDOARJO
PT BPJS Ketenagakerjaan Cab. Darmo
Jl. Raya Diponegoro - Surabaya

PT BPJS Ketenagakerjaan Cab. Perak
Jl. Perak Timur 82 - Surabaya

PT BPJS Ketenagakerjaan Cab. Rungkut
Jl. Jemursari No.6 - Surabaya

PT BPJS Ketenagakerjaan Cab. Karimun Jawa
Jl. Karimun Jaya - Surabaya


Lentera Hati

INILAH KIAT SUKSES MENJADI ISTRI SHOLEHAH
Istri cerdik yang sholehah, 
penawar hati penyejuk pikiran. 
Di rumah dia sebagai istri, di jalanan dia sebagai kawan, 
dikala suami ...
Baca Selengkapnya...
IBU, PAHLAWAN SEPANJANG MASA
Oleh: Sri Kusnaeni, S. TP. ME.I *)


Bismillahirrahmaaniraahim…
Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia akan memperingati hari tersebut ...
Baca Selengkapnya...
MARHABAN YA RAMADHAN
Mengucapkan:

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA
RAMADHAN 1433 HIJRIYAH

SD AL-ISHLAH
Jalan  Raya Rejeni No. 1 Desa Rejeni, ...
Baca Selengkapnya...

Bulog Diminta Jangan Cuma Urusi Stabilisasi Beras

JAKARTA, publiknasional.com

Pemerintah harus melakukan upaya nyata untuk jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Baca selengkapnya...Link