
JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan, korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal dunia bertambah. Tercatat kini ada 100 orang yang meninggal dunia.
“Per hari ini yang meninggal dunia ada 100, kemudian luka-luka 1.603 jiwa. Mengungsi 180.327 jiwa,” kata Kepala BNPB, Suharyanto dalam keterangan persnya pada Senin (24/8/2026).
Kemudian dilaporkan bahwa total rumah yang rusak sebanyak 73.818 unit. Tidak hanya itu ada pun rumah rusak berat sebanyak 23.276 unit.
“Data sementara rumah rusak ada 73.818 unit, terbagi dalam rusak berat 23.276 unit. Rusak ringan 17.563 unit, dan rusak ringan 32.979 unit,” ujarnya.
Suharyanto menyebutkan fasilitas umum yang rusak mencapai 1.915 unit. Fasilitas umum ini merupakan sekolah, tempat ibadah, kantor pemerintahan dan infrastruktur lainnya.
“Fasilitas umum data sementaranya, fasilitas umum adalah sekolah, tempat ibadah, kantor pemerintahan. Ada punin frastruktur infrastruktur lainnya ini ada 1.915 unit yang rusak,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa ini merupakan data sementara yang akan terus diperbarui setiap hari.
“Tentu saja ini data sementara, seiring berjalannya waktu data ini akan semakin lengkap,” ucapnya. (Red)
- Serukan Taubat Nasuha, MUI Desak Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan - October 18, 2026
- Fajar/Fikri Juara Denmark Open Setelah Tekuk Ganda Malaysia - October 18, 2026
- Sesalkan Penundaan Wajib Halal, MUI Imbau Umat Islam Hindari Produk tanpa Label Halal - October 17, 2026

