
JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendapatkan penyesuaian pagu anggaran Tahun Anggaran 2027, salah satunya anggaran untuk beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang bertambah sebanyak Rp1,267 triliun.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dalam keterangan di Jakarta, Selasa (22/9/2026), menyampaikan pagu anggaran Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2027 naik menjadi sebesar Rp66,440 triliun.
“Tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk memperkuat dukungan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa melalui KIP Kuliah,” kata Mendiktisaintek
Mendiktisaintek Brian menjelaskan tambahan anggaran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan dukungan terhadap akses pendidikan tinggi tetap berjalan.
Ia mengapresiasi dukungan dan masukan Komisi X DPR RI dalam proses penyusunan anggaran. Menurutnya, dukungan tersebut penting untuk memastikan program-program Kemdiktisaintek dapat berjalan secara optimal pada tahun 2027.
Mendiktisaintek menyampaikan pemerintah juga terus mengkaji berbagai opsi kebijakan untuk memperluas akses pendidikan tinggi, termasuk perhitungan kebutuhan anggaran apabila perguruan tinggi negeri dapat diberikan secara lebih terjangkau bagi masyarakat.
“Kami berharap dukungan ini dapat bersama-sama kita upayakan untuk mendapatkan tambahan anggaran bagi pelaksanaan program dan kegiatan yang lebih baik di tahun 2027,” ujar Mendiktisaintek Brian Yuliarto.
Sementara itu Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Perguruan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek Sandro Mihradi menyampaikan kabar gembira terkait usulan penambahan kuota penerima KIP Kuliah untuk tahun 2027 yang telah diterima.
“Tadinya memang anggarannya, waktu pas RDP (Rapat Dengar Pendapat) itu kan sempat untuk anggaran 2027 buat mahasiswa baru itu 90.000 mahasiswa baru saja. Alhamdulillah, kemarin sudah ada kabar, akan ada tambahan 130.000, sehingga totalnya 220.000 (mahasiswa) untuk tahun 2027,” ucap Sandro Mihradi. (Red)
- Anggaran KIP Kuliah Tambah Rp1,267 Triliun - September 22, 2026
- BUMN Bukan ATM Negara: Saatnya Komisaris Berani Membaca Angka dan Mengawal Uang Rakyat - September 22, 2026
- MUI Minta Pelaku Usaha Segera Bersiap Hadapi Wajib Halal Oktober 2026 - September 21, 2026
