
TANGERANG SELATAN – Universitas Terbuka (UT) membuka peluang kerja sama dengan 114 perusahaan untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik, riset terapan, dan pengembangan karier alumni. Langkah ini memperluas hubungan UT dengan para penyedia barang dan jasa yang selama ini terkait dengan kebutuhan pengadaan.
Rektor UT Ali Muktiyanto mengatakan, pengalaman dan keahlian perusahaan dapat dihubungkan dengan kebutuhan mahasiswa. Peluang tersebut dibahas dalam UT Vendor Gathering 2026 di Kampus UT, Tangerang Selatan, Senin (28/9).
“Juga untuk pengembangan talenta dan karier alumni, riset terapan, serta inovasi yang pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa sebagai bagian utama dari ekosistem pendidikan UT,” ucap Ali dikutip dari republika.co.id, Selasa (29/9/2026).
Menurut dia, hubungan dengan para penyedia berpeluang berkembang menjadi kerja sama jangka panjang. “Bagi UT, hubungan dengan penyedia tidak hanya dipandang sebagai proses pemenuhan kebutuhan barang dan jasa, melainkan kemitraan jangka panjang yang mengedepankan kinerja, profesionalisme, dan tata kelola yang terukur,” kata Ali. Perusahaan yang hadir berasal dari sektor teknologi informasi, telekomunikasi, penerbitan dan percetakan, logistik, konsultasi, konstruksi, hingga perhotelan.
Di sisi pengadaan, UT tengah mengembangkan aplikasi ProMise V2. Aplikasi itu dirancang untuk mengintegrasikan perencanaan, pengelolaan penyedia, pemilihan, kontrak, evaluasi kinerja, dan analisis data.
Forum tersebut juga membahas pengembangan usaha dan akses pembiayaan bagi para penyedia. Untuk itu, UT bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN), termasuk dalam pembahasan peluang pembiayaan terkait kebutuhan rantai pasok. (Red)
- UT Ajak 114 Perusahaan Kerja Sama Mendukung Pembelajaran Praktik dan Riset Terapan - September 29, 2026
- Indonesia Tambah Medali Emas Ketiga Asian Games 2026 Lewat Leo/Daniel - September 29, 2026
- Inilah Penampakan Kehancuran Gaza - September 28, 2026

