JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban meninggal akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 75 jiwa per Kamis (20/8/2026).

Plt. Kapusdatin BNPB Berton SP Panjaitan menyatakan terdapat penambahan korban jiwa yang ditemukan di Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Nagekeo.

“Hari ini bertambah empat jiwa dengan rincian di Kabupaten Sikka bertambah dua, Kabupaten Manggarai bertambah satu, Nagekeo bertambah satu,” kata Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers virtual BNPB pada Kamis petang.

“Kami sekali lagi menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya teruntuk untuk keluarga, handai tolan, tetangga, dan seluruh kenalan serta seluruh masyarakat Indonesia.”

Berton menambahkan, BNPB mencatat korban luka akibat gempa M 7,7 di NTT pada Sabtu (15/8) lalu mencapai 907 jiwa.

Selain itu, ia juga mengatakan BNPB mencatat peningkatan pengungsi hingga mencapai 92.735 jiwa. Menurutnya, masyarakat masih memilih mengungsi mengingat banyaknya gempa susulan di NTT.

Berton menyebut BNPB terus mengupayakan penyaluran bantuan ke wilayah terdampak gempa. Bantuan yang disalurkan BNPB berasal dari pemerintah atau donasi.

“Jumlah total distribusi bantuan dari hari pertama hingga tanggal 20 Agustus 2026 ini sebesar 729 ton,” katanya. (Red)

Redaksi
Bagikan

By Redaksi

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *