
JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong pemerintah segera mengumumkan sikap resmi terkait rencana konser Andrea Bocelli di Indonesia.
Kepastian tersebut dinilai penting agar masyarakat tidak terus berada dalam kebimbangan mengenai keputusan pemerintah atas rencana penyelenggaraan konser tersebut.
Hal itu disampaikan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, yang dikutip dari mui.or.id, di Jakarta, Minggu (25/10/2026).
Prof Sudarnoto menegaskan, MUI telah menuntaskan tanggung jawabnya dengan menetapkan sikap penolakan terhadap rencana konser tersebut.
Keputusan itu diambil melalui rapat pimpinan MUI setelah pertemuan dengan tiga menteri, meskipun agenda tersebut sebelumnya tidak direncanakan sebagai pembahasan utama.
“Janji kita, hasil dari pertemuan dengan kementerian sudah kita penuhi. Dan kita sampaikan ke pemerintah. Janji pemerintah belum,” ujarnya.
Dia berharap pemerintah tidak menunda pengumuman sikap terlalu lama. Menurutnya, ketidakpastian yang berlarut-larut berpotensi menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.
Prof Sudarnoto juga mengingatkan pemerintah agar mempertimbangkan respons masyarakat apabila keputusan yang diambil tidak sejalan dengan aspirasi yang berkembang.
Dia menilai, jika pemerintah tetap bertahan pada pertimbangan ekonomi dan alasan lainnya, kekecewaan masyarakat berpotensi muncul.
“Apapun hasilnya, kalau misalnya sejalan, alhamdulillah. Tapi kalau tidak sejalan, pemerintah harus juga melihat fakta-fakta baru nanti,” tuturnya.
Lebih lanjut, Prof Sudarnoto membandingkan kecepatan pemerintah dalam mengambil keputusan pada persoalan ini dengan respons pemerintah terhadap sejumlah isu sebelumnya.
“Ini sudah sepekan,” katanya, merujuk pada belum diumumkannya sikap pemerintah terkait rencana konser Andrea Bocelli.
Kegiatan dialog tersebut dihadiri pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh lintas agama, budayawan, dan seniman.
Pertemuan ini menjadi ruang dialog sekaligus penyampaian sikap terkait rencana penyelenggaraan konser Andrea Bocelli di Indonesia.
Sebelumnya dalam kegiatan Dialog Bersama dan Pernyataan Sikap atas Rencana Konser Andrea Bocelli di Kantor MUI, Jakarta, Kamis (22/10/2026) lalu, MUI kembali menyampaikan Surat Pernyataan Sikap yang menegaskan bahwa rencana penyelenggaraan konser penyanyi ternama asal Italia, Andrea Bocelli, di Indonesia harus dibatalkan.
MUI menilai penampilan musisi tersebut berpotensi melukai perasaan bangsa Palestina serta melanggar amanah konstitusi Indonesia.
Surat Pernyataan Sikap bernomor Kep-111/DP-MUI/X/2026 tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan dan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prof Sudarnoto Abdul Hakim di Jakarta pada Senin (13/10/2026).
Dalam penjelasannya, MUI mengungkapkan hasil kajian dan penelusuran data yang menunjukkan rekam jejak Andrea Bocelli dalam memberikan dukungan dan simpati terhadap Israel.
Salah satu rekam jejak yang disorot adalah penampilannya dalam konser Friends of Israel Defence Force (FIDF) di Los Angeles pada 2010, sebuah acara penggalangan dana untuk pasukan militer Israel (IDF).
“Indonesia tidak boleh menjadi tempat bagi siapapun yang simpati dan memberikan dukungan kepada zionisme Israel, termasuk Andrea Bocelli. Membiarkan mereka melakukan kegiatan di Indonesia adalah pelanggaran serius terhadap amanah konstitusi, melukai bangsa Palestina, dan merusak kemaslahatan umat dan bangsa,” tegas MUI dalam surat pernyataan tersebut, dikutip MUI Digital, Jumat (16/10/2026).
Penolakan ini didasarkan pada amanah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 untuk menghapuskan segala bentuk penjajahan di atas dunia, sekaligus sejalan dengan Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan Terhadap Perjuangan Palestina.
Dalam surat pernyataan tersebut, MUI menyampaikan empat poin sikapnya. Pertama, MUI menolak dengan tegas rencana konser Andrea Bocelli yang akan diselenggarakan di Indonesia.
Kedua, MUI mendorong pemerintah untuk segera melakukan langkah tegas tidak mengizinkan dan membatalkan seluruh rencana acara konser Andrea Bocelli.
Ketiga, MUI meminta kepada pemerintah senantiasa tetap istiqomah dan sungguh-sungguh mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah Indonesia yang tidak terafiliasi dengan zionis Israel sebagai bentuk kedaulatan ekonomi dan kebudayaan Nasional.
Keempat, MUI meminta kepada pihak Andrea Bocelli dan semua pihak untuk memahami dan menghormati keputusan MUI ini serta berharap tidak menyampaikan pandangan yang kontra produktif atas sikap MUI ini. (Red)
- MUI Desak Pemerintah Segera Tentukan Sikap Soal Konser Bocelli - October 25, 2026
- Sebanyak 42 di Kampus Indonesia Masuk THE World University Rankings 2027 - October 25, 2026
- Pasukan Israel Usir 2.500 Warga Palestina di Hebron - October 24, 2026

