
GAZA – Seorang bayi berusia 27 hari meninggal akibat cuaca dingin ekstrem yang melanda Kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada Sabtu (17/1/2026).
Menurut berbagai sumber medis, bayi pemilik nama Aisha Ayesh al-Agha itu meninggal di Kota Khan Younis akibat cuaca dingin yang parah.
Kematian al-Agha menambah jumlah anak yang meninggal di Jalur Gaza akibat cuaca dingin ekstrem sejak awal musim menjadi delapan orang.
Kematiannya terjadi di tengah krisis bantuan kemanusiaan yang parah dan minimnya pasokan pemanas.
Sejumlah sumber memperingatkan bahwa insiden tersebut menyoroti parahnya situasi kemanusiaan di Jalur Gaza, terutama bagi anak-anak dan pengungsi yang tinggal di tenda-tenda rawan yang tidak mampu menahan cuaca dingin.
Penduduk di Jalur Gaza kekurangan tempat tinggal dan perawatan medis. Mereka juga kekurangan pasokan pemanas akibat kelangkaan bahan bakar di tengah kondisi cuaca yang buruk, badai, dingin dan disertai hujan. (Red)
Sumber: Antara, WAFA
- Serukan Taubat Nasuha, MUI Desak Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan - October 18, 2026
- Fajar/Fikri Juara Denmark Open Setelah Tekuk Ganda Malaysia - October 18, 2026
- Sesalkan Penundaan Wajib Halal, MUI Imbau Umat Islam Hindari Produk tanpa Label Halal - October 17, 2026
