
TEL AVIV – Seorang tentara cadangan IDF tewas dalam serangan pesawat tak berawak Hizbullah di Israel utara. Kematian ini menandai kian gencarnya serangan balasan Hizbullah terhadap pasukan Israel yang terus menjajah wilayah selatan Lebanon.
Pasukan penjajahan Israel (IDF) melansir prajurit yang terbunuh tersebut berusia 47 tahun dan merupakan seorang pengemudi di Batalyon 6924 Pusat Transportasi, dari Petah Tikva. Ia adalah tentara kelima yang terbunuh di Lebanon selatan di tengah gencatan senjata.
Serangan itu terjadi sekitar pukul 15.00. pada hari Ahad, ketika beberapa drone bermuatan bahan peledak yang diluncurkan oleh Hizbullah menyerang wilayah Israel dekat Manara, dekat perbatasan dengan Lebanon. Salah satu drone membunuh prajurit itu, menurut penyelidikan IDF.
Tiga tentara IDF terluka ringan dalam salah satu dari sejumlah serangan pesawat tak berawak yang dilakukan oleh Hizbullah di Lebanon selatan pada hari Senin, kata militer. Pasukan dibawa ke rumah sakit dan keluarga mereka diberitahu.
Beberapa jam kemudian, IDF mengeluarkan peringatan evakuasi untuk sembilan desa di Lebanon selatan menjelang serangan udara yang menargetkan kelompok teror tersebut.
Kelompok Hizbullah pada Ahad menerbitkan rekaman yang menunjukkan baterai Iron Dome Israel terkena serangan pesawat tak berawak yang meledak pekan lalu. Ini ketika kekerasan lintas batas antara Israel dan Lebanon terus berlanjut sepanjang hari menjelang perundingan langsung putaran ketiga yang diperkirakan akan diadakan pada akhir pekan ini.
https://platform.twitter.com/embed/Tweet.html?creatorScreenName=republikaonline&dnt=false&embedId=twitter-widget-0&features=eyJ0ZndfdGltZWxpbmVfbGlzdCI6eyJidWNrZXQiOltdLCJ2ZXJzaW9uIjpudWxsfSwidGZ3X2ZvbGxvd2VyX2NvdW50X3N1bnNldCI6eyJidWNrZXQiOnRydWUsInZlcnNpb24iOm51bGx9LCJ0ZndfdHdlZXRfZWRpdF9iYWNrZW5kIjp7ImJ1Y2tldCI6Im9uIiwidmVyc2lvbiI6bnVsbH0sInRmd19yZWZzcmNfc2Vzc2lvbiI6eyJidWNrZXQiOiJvbiIsInZlcnNpb24iOm51bGx9LCJ0ZndfZm9zbnJfc29mdF9pbnRlcnZlbnRpb25zX2VuYWJsZWQiOnsiYnVja2V0Ijoib24iLCJ2ZXJzaW9uIjpudWxsfSwidGZ3X21peGVkX21lZGlhXzE1ODk3Ijp7ImJ1Y2tldCI6InRyZWF0bWVudCIsInZlcnNpb24iOm51bGx9LCJ0ZndfZXhwZXJpbWVudHNfY29va2llX2V4cGlyYXRpb24iOnsiYnVja2V0IjoxMjA5NjAwLCJ2ZXJzaW9uIjpudWxsfSwidGZ3X3Nob3dfYmlyZHdhdGNoX3Bpdm90c19lbmFibGVkIjp7ImJ1Y2tldCI6Im9uIiwidmVyc2lvbiI6bnVsbH0sInRmd19kdXBsaWNhdGVfc2NyaWJlc190b19zZXR0aW5ncyI6eyJidWNrZXQiOiJvbiIsInZlcnNpb24iOm51bGx9LCJ0ZndfdXNlX3Byb2ZpbGVfaW1hZ2Vfc2hhcGVfZW5hYmxlZCI6eyJidWNrZXQiOiJvbiIsInZlcnNpb24iOm51bGx9LCJ0ZndfdmlkZW9faGxzX2R5bmFtaWNfbWFuaWZlc3RzXzE1MDgyIjp7ImJ1Y2tldCI6InRydWVfYml0cmF0ZSIsInZlcnNpb24iOm51bGx9LCJ0ZndfbGVnYWN5X3RpbWVsaW5lX3N1bnNldCI6eyJidWNrZXQiOnRydWUsInZlcnNpb24iOm51bGx9LCJ0ZndfdHdlZXRfZWRpdF9mcm9udGVuZCI6eyJidWNrZXQiOiJvbiIsInZlcnNpb24iOm51bGx9fQ%3D%3D&frame=false&hideCard=false&hideThread=false&id=2053147710560055388&lang=id&origin=https%3A%2F%2Fnews.republika.co.id%2Fberita%2Fteveix393%2Ftentara-israel-kembali-tewas-dihajar-drone-hizbullah&sessionId=be87feb1ac055e4887962e4f8d2491b4d94b73d9&siteScreenName=republikaonline&theme=light&widgetsVersion=6a3ad42b224df%3A1778106238597&width=550px Klip tertanggal 8 Mei 2026 itu, menunjukkan drone dengan pandangan orang pertama mendekati baterai Iron Dome sementara sejumlah tentara IDF berdiri di dekatnya, tampaknya tidak menyadari ancaman yang datang. Hizbullah mengklaim serangan itu terjadi di Galilea Barat dekat perbatasan Lebanon.
Merujuk the Times of Israel, IDF sebelumnya belum pernah mempublikasikan dampak seperti itu. Mereka tidak memberikan komentar pada Ahad mengenai video Hizbullah.
Kelompok Hizbullah sering menggunakan drone kecil dalam serangannya terhadap pasukan Israel. Beberapa drone dipandu menggunakan gulungan kabel serat optik, yang membuatnya kebal terhadap upaya untuk menghambat sinyal secara elektronik.
Hizbullah mengklaim pada Jumat telah meluncurkan segerombolan drone ke pangkalan militer Israel yang sensitif di Israel utara. Dalam sebuah pernyataan, kelompok tersebut mengatakan mereka menargetkan pangkalan pengatur lalu lintas udara yang terletak di puncak Gunung Meron, sekitar delapan kilometer dari perbatasan.
Militer Israel mengatakan pada Jumat bahwa dua tentara terluka, termasuk satu orang yang serius, akibat benturan pesawat tak berawak di wilayah Israel yang berdekatan dengan perbatasan Lebanon, bukan di daerah Meron. Tidak jelas apakah insiden tersebut sama dengan yang ditampilkan dalam klip Hizbullah.
Bulan lalu, IDF mengakui Hizbullah berhasil menyerang kapal pengangkut kargo M548 di Israel utara, memicu kebakaran dan melukai 12 tentara. Beberapa peluru artileri di kawasan itu juga meledak.
Sementara itu, Hizbullah terus menargetkan pasukan Israel di Lebanon selatan dengan drone dan roket, sementara IDF menyerang sejumlah sasaran kelompok teror di Lebanon selatan.
Sirene terdengar pada Ahad malam di sejumlah komunitas dekat perbatasan Lebanon. IDF kemudian mengatakan bahwa sirene tersebut dipicu oleh rudal pencegat yang diluncurkan terhadap ancaman udara Hizbullah di wilayah selatan Lebanon di mana pasukan dikerahkan.
Pada Senin (11/5/2026) Hizbullah mengatakan para pejuangnya menargetkan posisi militer Israel di dalam sebuah rumah di Baydar al-Faqani di kota Taybeh, sehingga memaksa pasukannya mundur. Hizbullah mengatakan para pejuangnya menyerang posisi tersebut tiga kali hingga sebuah helikopter Israel turun tangan untuk mengevakuasi korban luka.
Sedangkan IDF pada Senin mengumumkan bahwa Sersan Cadangan Kelas Satu Alexander Globinev terbunuh setelah sebuah drone peledak yang diluncurkan oleh Hizbullah menghantam sebuah lokasi militer di dekat pemukiman Manara, dekat perbatasan Lebanon.
Menurut militer Israel, tentara Petah Tikva berusia 47 tahun itu bertugas sebagai pengemudi di Batalyon 6924 Pusat Transportasi Militer di Divisi Teknologi dan Logistik Israel.
Tentara mengatakan Globinev sedang mengangkut alat berat ke lokasi militer ketika serangan pesawat tak berawak itu terjadi. Perkiraan militer Israel dilaporkan mengindikasikan bahwa Hizbullah meluncurkan empat drone bermuatan bahan peledak ke arah daerah tersebut. (Red)
