
JAKARTA – Jumlah korban tewas akibat serangan Amerika Serikat terhadap Iran selama eskalasi terbaru telah meningkat menjadi 38 orang, sementara lebih dari 400 orang terluka.
Demikian dikemukakan Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, pada Jumat (17/7u/2026).
“Per pukul 06.30 pagi waktu setempat (10.00 WIB), jumlah orang yang terluka dalam serangan AS telah melampaui 400 orang, sementara 38 warga kami tewas,” tulis Kermanpour melalui platform X.
Menteri tersebut menyebutkan tiga perempuan tewas dan 22 lainnya terluka. Kermanpour juga menambahkan di antara korban yang berusia di bawah 18 tahun, terdapat satu orang meninggal dunia dan sembilan orang terluka.
Sebelumnya, Rabu (15/7), pihak berwenang Iran menyatakan jumlah korban tewas telah mencapai 35 orang dengan sedikitnya 300 orang terluka. Sebagaimana diwartakan, AS telah melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap Iran sejak 8 Juli.
Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan serangan-serangan tersebut merupakan tanggapan atas gangguan Iran terhadap pelayaran komersial di Selat Hormuz.
Teheran pun merespon langkah tersebut dengan melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan milik AS yang berada di Kuwait, Bahrain, dan Yordania. (Red)
Sumber: Antara, Sputnik/RIA Novosti
- Tuntutan Berlebihan dari AS Ganjal Kesepakatan Damai - October 20, 2026
- Indonesia Peringkat Kedelapan Klasemen Asian Para Games 2026 - October 20, 2026
- Yavianda Maulana Rifky Persembahkan Emas Pertama bagi Indonesia pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 - October 19, 2026

