
ISTANBUL – Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi pada Sabtu (18/7/2026), menyatakan bahwa Teheran memutuskan menangguhkan komitmen terhadap memorandum perdamaian setelah menilai “Amerika Serikat melanggar komitmennya.”
“AS telah melanggar dan menghentikan semua komitmennya dalam kerangka Memorandum Islamabad,” kata Gharibabadi dalam sebuah pernyataan yang disiarkan kantor berita Fars.
“Dengan demikian, kami juga telah menangguhkan komitmen kami. Kami tidak akan melaksanakannya karena kami sibuk mempertahankan negara ini,” kata dia, menambahkan.
Ketegangan semakin meningkat di Timur Tengah setelah AS dan Iran tak kunjung menghentikan saling serang antara mereka.
Eskalasi militer antara kedua negara tetap meningkat meski dengan adanya memorandum perdamaian yang diteken pada Juni lalu, melalui mediasi Pakistan, untuk mengakhiri perang dan mencapai kesepakatan damai permanen yang berkelanjutan. (Red)
Sumber: Antara, Anadolu
- Potensi Dana Umat Rp344 T, Integrasi Zakat-Pajak Dinilai Mendesak - July 18, 2026
- Iran Tangguhkan Kesepakatan Damai, Perang Bakal Kembali Pecah - July 18, 2026
- 20 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi Uniranks 2026 - July 18, 2026

