JAKARTA – Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan mengajak semua pendukung dan simpatisan untuk bekerja lebih keras lagi dalam menyosialisasikan visi, misi, dan program kerja, serta memperkenalkan pasangan calon Anies-Muhaimin (AMIN) kepada masyarakat.

“Siap bekerja bersama satu bulan ke depan. Siap menjangkau semua satu bulan ke depan,” kata Anies saat berkampanye di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (12/1/2024).

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, Anies optimistis dengan perjuangan yang diiringi keikhlasan dan kerja keras dalam satu bulan ke depan akan tuntas dan dikabulkan.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu menegaskan bahwa untuk meraih kesuksesan, maka tantangan yang dihadapi sangat besar. Oleh karena itu, dia mengajak agar terus memperjuangkan perubahan yang sudah ada di depan mata.

“Apa kita akan mundur? Apa kita akan jera?” kata Anies yang disambut teriakan “tidak” dari para pendukungnya.

Dia mengatakan kesempatan untuk melakukan perubahan harus dimanfaatkan dengan baik dan penentu perubahan itu hanya selama enam jam di hari pencoblosan pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

“Bila kita menginginkan perubahan, kesempatannya hanya enam jam,” ujar Anies Baswedan.

Anies Baswedan mengaku bersyukur bisa kembali mendatangi Sumatera Utara khususnya di wilayah Sibolga dan Barus, Tapanuli Tengah, Jumat (12/1/2024).

Anies mengatakan tujuan utama kampanye di wilayah kali ini adalah mendengar aspirasi, menyampaikan gagasan, sekaligus menghormati para pendahulu, khususnya menghormati jasa para penyebar agama Islam di nusantara.

“Yang pada masanya membuat nusantara ini dikenal di dunia, khususnya di daerah Barus,” ujar Anies.

“Sibolga ini adalah jalur yg banyak digunakan. Ketika perjalanan darat dari Aceh sampai ke Lampung sisi barat, sekarang sudah banyak pergeseran, tetapi tempat ini masih memiliki sejarah dan Barus juga begitu,” katanya.

Khusus wilayah Barus, kata Anies adalah salah satu tempat yang dalam catatan sejarah dunia, dijadikan salah satu rujukan.

Setibanya di Barus, sehabis berkunjung dari Sibolga, Anies langsung berziarah ke Makam Syekh Mahmud Bin Abdurrahman Bin Muadz Bin Jabal.

Dia menjelaskan Syekh Mahmud adalah salah seorang pembawa ajaran Islam ke nusantara yang paling awal.

“Yang diiperkirakan dari catatan-catatan sejarah mungkin sekitar 640-an sama dengan makam yang ada di sekitar sini di kawasan Barus,” ujar Anies usai menuruni sekitar seribu anak tangga.

Anies menyebut perjalanan kali ini adalah sebuah perjalanan reflektif spiritual untuk meneladani perjuangan para aulia. “Dan juga proses masuknya Islam ke nusantara,” kata Anies.

Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 mengatakan para aulia yang dimakamkan di Barus adalah para penjaga amanah. Para aulia tersebut kata dia menjaga amanah dari Rasulullah.

“Dan para sahabatnya untuk berdakwah hingga akhir hayat. Mereka berangkat dan tidak pernah kembali ke tanah mereka lahir tapi mereka dimakamkan di tanah nusantara,” ujar dia.

Anies mengatakan berziarah ke Makam Papan Tinggi, Barus setelah berziarah ke Makam Mahligai. Di makam ini terdapat makam Syekh Rukunuddin, salah seorang penyebar agama Islam di Barus. (Red)

Bagikan

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *