
JAKARTA – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai bagian dari komitmen akademik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat menengah kejuruan. Program yang berjudul “Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Berkelanjutan” ini dilaksanakan di SMK L’PINA, Jakarta Timur, baru-baru ini.
Kegiatan ini dirancang sebagai respons terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh mitra sekolah, khususnya terkait dengan rendahnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, minimnya variasi metode pengajaran, lemahnya pemahaman guru mengenai diferensiasi pembelajaran, serta keterbatasan dalam menyusun asesmen yang komprehensif. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pedagogik guru agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-4 mengenai pendidikan berkualitas.

Tim pengabdian dipimpin oleh Ivan Putranto, S.Pd., M.Pd. Kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan partisipatif dan kontekstual, tim melaksanakan lima tahapan kegiatan utama, yaitu: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program.
Dalam sesi pelatihan, para guru diberikan materi strategis mengenai diferensiasi pembelajaran, integrasi teknologi seperti Google Classroom dan Canva for Education, penerapan metode aktif seperti Project-Based Learning, serta penyusunan asesmen formatif dan autentik. Pelatihan dilakukan secara langsung dan aplikatif, dengan simulasi, studi kasus, dan praktik desain pembelajaran.

Setelah pelatihan, para guru mendapatkan pendampingan intensif dalam proses penerapan di kelas masing-masing. Tim pengabdian memberikan bimbingan teknis, melakukan observasi, serta melakukan refleksi pembelajaran secara berkala. Evaluasi hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman guru mengenai perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang lebih inovatif dan berfokus pada siswa.

Melalui kegiatan ini, UNJ berharap agar SMK L’PINA dapat menjadi contoh sekolah vokasi yang adaptif, progresif, dan mampu mengembangkan pembelajaran yang kontekstual serta relevan dengan dunia kerja di masa depan.
“Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, melainkan merupakan transformasi dalam pembelajaran. Kami berupaya menciptakan guru-guru yang tidak hanya mampu mengajar, tetapi juga dapat beradaptasi dengan perubahan zaman dan kebutuhan siswa,” jelas Ivan, Ketua Tim Pengabdian. (Red)
- Isra Mikraj 1447 H, Menag Ajak Umat Peduli Alam dan Sosial lewat Nilai Salat - January 15, 2026
- Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Vietnam - January 15, 2026
- Update Bencana Sumatera: 1.190 Orang Meninggal Dunia - January 14, 2026

