GAZA – Tiga bulan sudah Genosida di Gaza yang telah mengakibatkan sedikitnya 22.835 korban jiwa.

Pembunuhan brutal yang dilakukan Israel di Jalur Gaza masih terus berlanjut dan mulai memasuki bulan keempatnya. Setiap hari, puluhan warga tak berdosa syahid akibat serangan Israel yang berdalih hendak menghancurkan kelompok Hamas.

Kantor berita WAFA melaporkan pada Senin (8/1/2024), puluhan warga sipil tak berdosa dibunuh secara brutal selama beberapa jam terakhir seiring dengan berlangsungnya kampanye genosida Israel yang tiada henti di Jalur Gaza selama 93 hari berturut-turut.

Di Gaza tengah, pasukan penjajah Israel (IDF) membombardir sekitar Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah, yang mengakibatkan syahid dan cederanya beberapa warga sipil.

Sementara itu, artileri Israel menembaki wilayah timur kamp pengungsi Nuseirat dan sebuah tempat tinggal di wilayah Zawaida, keduanya terletak di Gaza tengah, yang menyebabkan kematian tragis seorang wanita Palestina.

Juga di Deir al-Balah, sejumlah warga sipil tewas menyusul penembakan Israel yang menargetkan sekelompok warga sipil di Jalan Abdul Kareem Al-Aklouk.

Di selatan, sumber medis melaporkan bahwa 71 warga sipil, termasuk anak-anak, gugur dalam serangan udara dan tembakan artileri Israel di Khan Yunis semalam.

Sementara itu, setidaknya tiga warga sipil tewas, dan lima lainnya terluka, dalam serangan Israel yang menargetkan sekelompok warga sipil di kawasan Al-Araishia, bertepatan dengan sasaran di sekitar Rumah Sakit Al-Amal di kota tersebut.

Bersamaan dengan itu, pesawat tempur Israel menghancurkan Masjid Salah al-Din di kota Khuza’a, sebelah timur Khan Yunis. Di daerah Miraj utara Rafah, 11 warga sipil gugur dalam rentetan serangan udara Israel.

Sementara itu, tiga jurnalis, salah satunya adalah putra jurnalis veteran Aljazirah Wael al-Dahdouh syahid, dan dua lainnya terluka dalam serangan Israel yang menargetkan kendaraan mereka di utara Rafah.

Insiden itu terjadi ketika pesawat tak berawak Israel menembakkan rudal ke kendaraan yang membawa jurnalis, mengakibatkan terbunuhnya jurnalis Hamzah la-Dahdouh (29 tahun), dan jurnalis Mustafa Thraya. Serangan itu juga mengakibatkan cederanya jurnalis ketiga. Jurnalis Ali Salem Abu Ajwa juga gugur setelah menjadi sasaran serangan udara Israel di Kota Gaza.

Sumber-sumber medis melaporkan bahwa pasukan penjajah Israel melancarkan 12 pembantaian di Jalur Gaza selama 24 jam terakhir, yang mengakibatkan syahidnya 113 warga sipil dan melukai 250 lainnya.

Sementara itu, tiga jurnalis, salah satunya adalah putra jurnalis veteran Aljazirah Wael al-Dahdouh syahid, dan dua lainnya terluka dalam serangan Israel yang menargetkan kendaraan mereka di utara Rafah.

Insiden itu terjadi ketika pesawat tak berawak Israel menembakkan rudal ke kendaraan yang membawa jurnalis, mengakibatkan terbunuhnya jurnalis Hamzah la-Dahdouh (29 tahun), dan jurnalis Mustafa Thraya. Serangan itu juga mengakibatkan cederanya jurnalis ketiga. Jurnalis Ali Salem Abu Ajwa juga gugur setelah menjadi sasaran serangan udara Israel di Kota Gaza.

Sumber-sumber medis melaporkan bahwa pasukan penjajah Israel melancarkan 12 pembantaian di Jalur Gaza selama 24 jam terakhir, yang mengakibatkan syahidnya 113 warga sipil dan melukai 250 lainnya. (Red)

Bagikan

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *