
JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pemerintah Indonesia menegaskan sikap untuk kemerdekaan penuh Palestina usai bergabung ke dalam Board of Peace.
Board of Peace yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump ini beranggotakan sejumlah negara, termasuk Israel sebagai negara yang selama puluhan tahun melakukak pendudukan, kolonisasi, dan genosida terhadap rakyat Palestina.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prof Sudarnoto Abdul Hakim menilai keterlibatan Israel sebagai anggota setara dalam Board of Peace menunjukkan ada problem struktural yang sangat serius.
Prof Sudarnoto menilai Israel seharusnya menjadi occupying power yang harus dimintai pertanggungjawaban. Menurut dia, keterlibatan Israel sebagai anggota setara dalam Board of Peace berisiko menggeser isu dari keadilan dan kemerdekaan menjadi sekedar manajemen konflik dan stabilitas kawasan.
“MUI merekomendasikan kepada pemerintah Republik Indonesia untuk menegaskan secara terbuka bahwa tujuan utama setiap forum perdamaian adalah kemerdekaan penuh Palestina, bukan sekedar rekonstruksi atau stabilisasi,” kata Prof Sudarnoto yang dilansir dari mui.or.id, Jumat (23/1/2026).
MUI juga meminta kepada pemerintah untuk menolak segala skema yang mengarah kepada normalisasi kolonisasi pemukiman ilegal dan blokade Gaza. Selain itu, menjadikan resolusi-resolusi PBB, hukum humaniter internasional, dan prinsip self-determination sebagai dasar yang tidak dapat ditawar.
“Mempertimbangkan secara serius untuk menarik diri secara terhormat dari forum internasional mana pun apabila terbukti benar-benar menyimpang dari prinsip keadilan dan kemerdekaan Palestina,” tegasnya.
Lebih lanjut, MUI minta pemerintah untuk memperkuat peran Indonesia bersama negara-negara dan kekuatan masyarakat sipil global yang secara konsisten memperjuangkan keadilan bagi Palestina.
“Memperkuat engagement dan kordinasi antara pemerintah dengan kekuaran/organisasi civil society dalam mendukung kemerdekaan Palestina, dan mendorong agar Israel diberi sanksi internasional atas semua kejahatan yang dilakukan,” tegasnya.
Meski begitu, MUI menghargai niat pemerintah Indonesia untuk berkontribusi bagi perdamaian dunia dengan bergabung ke dalam Board of Peace. Namun, MUI juga mengingatkan bahwa keterlibatan tanpa garis merah yang jelas dapat menjadikan Indonesia sebagai legitimasi moral bagi skema yang justru merugikan perjuangan kemerdekaan Palestina. (Red)
- Israel Serbu Armada Global Sumud di Perairan Internasional - April 30, 2026
- Hari Ke-10 Operasional Haji 1447 H: 54.604 Jemaah Diberangkatkan - April 30, 2026
- Kapal-Kapal AS akan Terbakar dengan Senjata Canggih Baru Iran - April 29, 2026
