
GAZA – Seorang anak terbunuh akibat tembakan dari kendaraan pasukan penjajahan Israel (IDF) di kota Jabalia, utara Jalur Gaza pada Kamis (8/1/2026). Pembunuhan itu terjadi di luar jalur kuning alias di luar wilayah penempatan tentara penjajah.
Israel sebelumnya menyatakan bahwa mereka menargetkan seorang pemimpin terkemuka Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) di Jalur Gaza utara. Ambulans dan layanan darurat di Gaza melaporkan bahwa anak tersebut, Hamsa Housou (11 tahun), syahid akibat tembakan kendaraan pendudukan di daerah Al-Falouja kota Jabalia, sebelah barat kamp Jabalia, dan di luar zona kuning yang dikuasai Israel di dalam sektor tersebut.
Warga lokal melaporkan sering mendengar suara tembakan dari helikopter di timur kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan. Wilayah timur gubernuran pusat, di kota Deir al-Balah dan kamp al-Bureij, telah menyaksikan penembakan artileri berat dan tembakan dari kendaraan dan helikopter pendudukan sejak pagi hari.
Sedangkan WAFA melaporkan, dua warga sipil syahid dan lainnya terluka pada Rabu malam setelah pasukan Israel mengebom sebuah rumah di lingkungan al-Tuffah, timur laut Kota Gaza. Koresponden WAFA melaporkan bahwa pesawat tempur Israel menyerang sebuah rumah di lingkungan al-Tuffah, mengakibatkan terbunuhnya dua warga dan melukai lainnya.
Seorang koresponden Aljazirah melaporkan bahwa serangan tersebut menargetkan sebuah rumah di Jalan Yafa, di luar kawasan di mana tentara Israel ditempatkan di bagian timur kota. Sumber medis di Rumah Sakit Baptist menggambarkan cedera yang dialami sejumlah warga akibat serangan tergolong serius. (Red)
- Update Bencana Sumatera: 1.190 Orang Meninggal Dunia - January 14, 2026
- UNICEF Sebut Seratus Anak Gaza Syahid Sejak Gencatan Senjata - January 14, 2026
- Jumlah Anak Gaza yang Meninggal Akibat Kedinginan Terus Bertambah - January 13, 2026
