
JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai 111 jiwa.
“Saat ini ketambahan 6 korban meninggal, jadi jumlah total itu 111 jiwa dan ini pun dapat kami sampaikan adalah korban meninggal tidak langsung,” ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, Kamis (27/8/2026).
Empat korban meninggal dunia tambahan berasal dari Kabupaten Manggarai. Sedangkan, dua korban meninggal dunia lainnya berasal dari Kabupaten Manggarai Timur.
Mayoritas korban meninggal dunia merupakan perempuan, yaitu sebanyak 56.4 persen. Berdasarkan kelompok umur, sebanyak 45 persen korban merupakan bagian dari kelompok lansia.
Selanjutnya menurut Berton, pengungsi akibat gempa NTT berjumlah 176.621 jiwa. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya yang berjumlah 179.037 jiwa.
“Terutama penurunan yang signifikan berasal dari Kabupaten Sikka,” jelasnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sampai 27 Agustus mencatat 8.193 gempa susulan. Sebanyak 146 di antaranya dapat dirasakan oleh masyarakat.
“Menurut keterangan dari BMKG karena gempa 7,7 tergolong besar maka gempa susulan diperkirakan dapat berlangsung sampai minggu ketiga dan minggu keempat sejak gempa utama terjadi,” tandas Berton. (Red)
- Jadwal Lengkap Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 - August 27, 2026
- Pakistan Tolak Sanksi Ekonomi AS ke Iran - August 27, 2026
- Update Gempa NTT: Korban Meninggal 111 Orang - August 27, 2026

