
KUALA LUMPUR – China dan Malaysia menentang pemindahan paksa warga Gaza dan menyerukan pembentukan negara Palestina yang merdeka berdasarkan solusi dua negara.
Kedua negara mengeluarkan pengumuman tersebut pada Kamis (17/4/2025), dalam sebuah pernyataan bersama yang dirilis dalam rangka kunjungan kenegaraan Presiden China Xi Jinping ke Malaysia.
Kedua belah pihak menekankan bahwa Gaza adalah milik rakyat Palestina dan merupakan bagian tak terpisahkan dari wilayah Palestina, kata pernyataan itu dilansir dari antaranews.com.
Kedua belah pihak juga menekankan bahwa “rakyat Palestina yang mengatur Palestina” adalah prinsip penting yang harus ditegakkan dalam pemerintahan pasca.konflik di Gaza dan menentang pemindahan paksa rakyat Gaza.
Selain itu, kedua belah pihak menyerukan pembentukan negara Palestina yang merdeka berdasarkan solusi dua negara dan keanggotaan penuh Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (Red)
- PBB: Israel Sengaja Targetkan dan Bunuh Anak-Anak Palestina - June 23, 2026
- Sambut Kepulangan PPIH Daker Makkah, Menhaj Apresiasi Dedikasi Petugas - June 23, 2026
- Israel Kembali Serang Gaza, Siswa yang akan Ikut Ujian Akhir Syahid - June 22, 2026
