
ISTANBUL – Iran siap meyakinkan komunitas internasional bahwa negara itu tidak mengembangkan senjata nuklir maupun menciptakan ketidakstabilan di kawasan.
Demikian dikemukakan Presiden Masoud Pezeshkian, Minggu (24/5/2026).
“Sebelum Ayatollah Ali Khamenei wafat, kami telah menyatakan — dan menegaskan lagi sekarang — bahwa kami siap meyakinkan dunia bahwa kami tidak mengembangkan senjata nuklir,” kata Pezeshkian dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita resmi Iran, IRNA.
Ia menuding Israel justru menjadi pihak yang mendorong ketidakstabilan kawasan melalui visi “Israel Raya.”
Pezeshkian juga menegaskan para negosiator Iran tidak akan pernah berkompromi terkait “kehormatan dan martabat” negara.
Pernyataannya itu muncul sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan damai dengan Iran sebagian besar telah dirundingkan dan tinggal menunggu finalisasi.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari. Iran kemudian membalas dengan menyerang Israel dan sekutu AS di kawasan Teluk serta menutup Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan dan kemudian diperpanjang tanpa batas waktu oleh Trump. (Red)
Sumber: Antara, Anadolu
- Iran akan Serang Infrastruktur AS di Kawasan Timur Tengah - July 16, 2026
- Final Piala Dunia 2026 Pertemukan Juara Piala Eropa dan Juara Copa Amerika - July 16, 2026
- Jumlah Korban Luka di Iran Akibat Serangan AS Menjadi 260 Orang - July 15, 2026
