GAZA – Seorang anak perempuan Palestina dan ayahnya tewas pada Minggu (6/9) dalam serangan Israel yang menyasar sebuah kendaraan di Kota Gaza, tepat pada hari yang menjadi hari pertama sekolah bagi anak tersebut. Buku-buku sekolahnya ditemukan di antara puing-puing kendaraan yang berlumuran darah.

Seperti jamak di negara-negara Timur Tengah lainnya, Ahad merupakan hari pertama sekolah bagi Wafaa Akila. Namun selesai menjalani hari pertama itu, gadis kecil tersebut tidak pernah sampai ke rumah. 

Quds News Network yang dikutip pada Senin (7/9/2026), melaporkan bahwa Wafaa dan ayahnya Yousef Akila, syahid dalam serangan Israel yang menargetkan kendaraan mereka di sebelah barat Kota Gaza pada hari pertama tahun ajaran sekolah.

Mohamed Abu Selmia, kepala Rumah Sakit Al Shifa—fasilitas medis terbesar di wilayah tersebut—mengiyakan bahwa serangan udara itu menghantam sebuah kendaraan di bagian barat Kota Gaza, menewaskan Youssef Akila beserta putrinya, Wafaa, serta melukai enam orang lainnya.

Juga pada Ahad, dua serangan terpisah Israel menewaskan dua orang lainnya, termasuk seorang anak di Kota Gaza, menurut keterangan petugas medis.

Mereka menambahkan bahwa serangan Israel menewaskan setidaknya satu pria di dekat perusahaan telekomunikasi di sebelah timur Kota Gaza, sementara tembakan tank Israel yang diarahkan ke sebuah sekolah tempat pengungsian keluarga-keluarga terlantar menewaskan seorang anak perempuan berusia tujuh tahun; dengan demikian, jumlah korban tewas pada Ahad mencapai sedikitnya empat orang. (Red)

Redaksi
Bagikan

By Redaksi

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *