ISTANBUL – Dalam upaya menghindari konflik lebih luas, Amerika Serikat dan Iran saling bertukar sejumlah dokumen usulan dan tandingannya pada pekan lalu.

Menurut laporan The Washington Post, yang mengutip sejumlah pejabat pada Senin (18/5), Presiden AS Donald Trump merasa tidak puas dengan usulan awal Iran terkait pembatasan pengayaan nuklir dan sedang mencari kesepakatan dengan batasan lebih luas.

Dalam pembicaraan sebelumnya, Amerika meminta agar Iran dilarang memperkaya uranium selama 25 tahun. Namun, menurut laporan itu, Iran menolak proposal tersebut. Berikutnya, AS mengajukan masa larangan pengayaan uranium Iran menjadi 20 tahun dan juga tetap ditolak oleh Iran.

Dalam pembahasan terbaru, seperti dikutip dari antaranews.com, Selasa (19/5/2026), AS mengindikasikan kemungkinan untuk melonggarkan sanksi terhadap ekspor minyak Iran jika Teheran setuju menghentikan dukungannya terhadap kelompok-kelompok proksi di kawasan.

Dalam laporan itu juga, proposal terbaru Iran menunjukkan kemungkinan untuk memindahkan sebagian stok uranium yang telah diperkaya ke luar negeri. Namun, kedua isu itu belum final dan bergantung pada aspek lain dalam kesepakatan lebih luas.

Senin (18/5), Trump memutuskan untuk menunda serangan lagi terhadap Iran setelah beberapa negara kawasan memberitahu bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang sepenuhnya sudah hampir tercapai.

Trump menyebut para pemimpin Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan sejumlah pihak lain meminta dia menunda serangan karena mereka yakin kesepakatan sudah sangat dekat.

Sementara itu, Axios melaporkan bahwa Trump berbicara melalui telepon dengan para pemimpin Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab dalam kurun waktu 24 jam sebelum pengumumannya.

Para pemimpin Arab itu mengatakan kepada Trump bahwa mereka tidak ingin fasilitas minyak dan energi mereka rusak akibat serangan balasan dari Iran.

Ketegangan kawasan meningkat sejak AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari hingga memicu serangan balasan dari Teheran dan gangguan di Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai berlaku sejak 8 April dan dilanjutkan dengan pembicaraan di Islamabad yang gagal menghasilkan kesepakatan permanen. Gencatan senjata tersebut kemudian diperpanjang tanpa batas waktu yang ditentukan. (Red)

Sumber: Anadolu

Redaksi
Bagikan

By Redaksi

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *