JAKARTA – Perkembangan penanganan pandemi Covid-19 per 26 Juli 2022 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah 3.511 terdiri 3.495 transmisi lokal dan 16 Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Sehingga kini angka kumulatifnya terus meningkat melebihi 5,9 juta orang sembuh atau tepatnya 5.978.522 orang (96,8%).

Pada kasus aktif nasional atau pasien Covid-19 membutuhkan perawatan medis bertambah 2.959 kasus, sehingga angka kumulatifnya di kisaran 43 ribu kasus atau tepatnya 43.422 kasus (0,7%). Sementara, angka kematian bertambah 13 kasus transmisi lokal. Sehingga jumlah kumulatif nasional menjadi 156.929 kasus (2,5%).

Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan antigen), pada Selasa (26/7/2022) seperti dilansir dari covid19.go.id, bertambah 6.483 kasus terdiri 6.315 kasus transmisi lokal dan 168 PPLN. Sehingga angka kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 6.178.873 kasus. Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan antigen) per hari sebanyak 141.961 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 7.071 kasus.

Di samping itu, pada perkembangan program vaksinasi penerima vaksin ke-1 bertambah 47.980 dengan totalnya melebihi angka 202 juta atau tepatnya 202.268.728 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 43.577 dengan totalnya melebihi 169 juta atau tepatnya 169.882.385 orang. Serta vaksinasi ke-3 bertambah 265.095 dengan totalnya melebihi 54 juta atau 54.941.943 orang. Sementara target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, pada perkembangan per provinsi, angka kesembuhan bertambah dari 22 provinsi. Angka tertinggi harian dari 5 provinsi diantaranya, DKI Jakarta 1.513 dari transmisi lokal dengan kumulatifnya yang tertinggi sebanyak 1.279.605 orang, diikuti Jawa Barat 656 terdiri 653 transmisi lokal dan 3 PPLN dengan kumulatifnya 1.102.387 orang, Banten 634 terdiri 631 transmisi lokal dan 3 PPLN dengan kumulatifnya 301.205 orang, Jawa Timur 299 terdiri 294 transmisi lokal dan 5 PPLN dengan kumulatifnya 551.271 orang, serta Bali 137 terdiri 132 transmisi lokal dan 5 PPLN dengan kumulatifnya 155.541 orang.

Lalu pada kasus terkonfirmasi positif bertambah dari 29 provinsi. Namun, angka tertinggi dari 5 provinsi, di antaranya, DKI Jakarta 2.974 terdiri 2.843 transmisi lokal dan 131 PPLN dengan kumulatifnya yang tertinggi sebanyak 1.316.591 kasus, diikuti Jawa Barat 1.334 terdiri 1.324 transmisi lokal dan 10 PPLN dengan kumulatifnya 1.129.086 kasus, Banten 952 terdiri 949 transmisi lokal dan 3 PPLN dengan kumulatifnya 308.350 kasus, Jawa Timur 412 terdiri 404 transmisi lokal dan 8 PPLN dengan kumulatifnya 583.592 kasus, serta Bali 228 terdiri 219 transmisi lokal dan 9 PPLN dengan kumulatifnya 161.693 kasus.

Sedangkan, pada kasus kematian hari ini bertambah dari 6 provinsi. Angka tertinggi harian 4 kasus di Bali dengan kumulatifnya 4.594 kasus. Lalu, 2 provinsi menambahkan masing-masing 3 kasus yaitu, Jawa Barat dengan kumulatifnya 15.891 kasus, dan DKI Jakarta dengan kumulatifnya 15.380 kasus. Sementara 3 provinsi lainnya masing-masing 1 kasus, antara lain, Jawa Tengah dengan kumulatifnya yang tertinggi sebanyak 33.239 kasus, DI Yogyakarta dengan kumulatifnya 5.915 kasus, dan Kalimantan Selatan 2.546 kasus.

Selain itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 103.116.512 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 11.813.651 pesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 89.621.815 spesimen. Positivity rate orang harian dari RT-PCR/TCM dan Antigen di angka 8,60%, lalu positivity rate spesimen mingguan (17 – 23 Juli 2022) di angka 7,45%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 27 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 103.242 orang dan kumulatifnya 68.222.719 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 62.043.846 orang, termasuk tambahan hari ini sebanyak 96.759 orang. Sementara positivity rate orang harian dari RT-PCR/TCM dan Antigen di angka 6,28% dan positivity rate orang mingguan (17 – 23 Juli 2022) di angka 5,94%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada pada 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota. (Red)

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *