WASHINGTON – Serangan Iran merusak dan menghancurkan ratusan fasilitas di pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah selama Operasi Epic Fury. Demikian menurut laporan Lead Inspector General yang ditinjau RIA Novosti pada Selasa (15/9/2026).

“Serangan Iran merusak dan menghancurkan ratusan bangunan dan struktur di pangkalan AS di Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Irak, Oman, dan Yordania selama konflik,” demikian isi dokumen tersebut.

Pentagon juga mengakui bahwa puluhan pesawat AS hancur atau rusak dalam serangan tersebut.

Sebelumnya pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran, yang memicu serangan balasan dari pihak Iran.

Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani memorandum untuk menghentikan permusuhan, meskipun keduanya kemudian kembali saling melancarkan serangan. Hingga saat ini, konflik tersebut belum terselesaikan.

Sementara pada hari-hari awal konflik, serangan balasan Iran terhadap negara-negara Teluk menyebabkan kerusakan serius pada sedikitnya sembilan fasilitas militer AS di Bahrain, Kuwait, Irak, Uni Emirat Arab, dan Qatar, menurut CNN. (Red)

Sumber: Antara, Sputnik/RIA Novosti

Redaksi
Bagikan

By Redaksi

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *