GAZA – Pasukan pendudukan Israel melanjutkan operasi militer di seluruh Jalur Gaza, yang dikutip pada Senin (13/7/2026). Militer Zionis melancarkan serangan artileri, operasi penghancuran bangunan, dan tembakan gencar, meskipun terdapat kesepakatan gencatan senjata.

Empat warga Palestina syahid pada Ahad  setelah pasukan pendudukan Israel melancarkan serangan udara yang menyasar sebuah bengkel pandai besi di bagian barat daya Kota Gaza.

Menurut koresponden Almayadeen, sebuah pesawat nirawak (drone) Israel menembakkan tiga rudal ke bengkel yang terletak di dekat Perusahaan Al-Haddad di Jalan Al-Sina’a tersebut, menewaskan empat orang di lokasi kejadian.

Identitas para korban tidak segera diungkapkan. Serangan terbaru ini merupakan bagian dari operasi militer Israel yang terus berlanjut di seluruh Jalur Gaza, meskipun terdapat kesepakatan gencatan senjata.

Kantor berita resmi Palestina, WAFA, mengutip keterangan saksi mata yang menyebutkan bahwa pasukan pendudukan Israel menghancurkan bangunan tempat tinggal dan fasilitas sipil di wilayah selatan Khan Yunis, sementara tank, pesawat nirawak (drone), dan kapal angkatan laut secara bersamaan menyerang bagian lain kota tersebut.

Di kawasan Qizan al-Najjar, sebelah selatan Khan Yunis, pasukan pendudukan Israel melakukan dua operasi penghancuran bangunan, sementara serangan lainnya menyasar bagian timur kota itu. Drone Israel juga menjatuhkan bahan peledak di dekat Qizan Rashwan, sementara tank-tank menembaki lingkungan sekitarnya secara intensif.

Kapal-kapal angkatan laut Israel secara bersamaan melepaskan tembakan di lepas pantai Khan Yunis, sementara serangan artileri menghantam wilayah barat Rafah di bagian selatan Jalur Gaza.

Di wilayah tengah Gaza, artileri Israel menembaki kawasan di sebelah timur kamp pengungsi Al-Bureij, melanjutkan serangan yang berulang kali menyasar sisi timur kamp tersebut dalam beberapa pekan terakhir.

Lebih jauh ke utara, tembakan artileri menghantam kawasan permukiman di sisi timur Kota Gaza, sementara pasukan Israel melakukan operasi penghancuran bangunan di sebelah timur kawasan Al-Tuffah.

Saksi mata juga melaporkan adanya ledakan di sebelah timur kamp pengungsi Jabaliya, tempat operasi penghancuran tambahan dilakukan pada dini hari Minggu.

Drone quadcopter Israel melepaskan tembakan ke sejumlah kawasan permukiman di Gaza utara seiring berlanjutnya aktivitas militer di seluruh wilayah kantong tersebut.

Serangan-serangan terbaru ini merupakan bagian dari pelanggaran berkelanjutan Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata Gaza, yang mencakup serangan udara berulang kali, pemboman artileri, penghancuran rumah serta infrastruktur sipil, dan serangan yang menyasar warga Palestina di seluruh wilayah Jalur Gaza.

Pasukan pendudukan Israel juga terus mempertahankan posisi militer di sebagian wilayah Gaza, sementara pembatasan terhadap bantuan kemanusiaan dan ketentuan lain dalam kesepakatan gencatan senjata tetap diberlakukan.

Para pejabat Palestina telah berulang kali memperingatkan bahwa operasi militer yang sedang berlangsung, penghancuran kawasan permukiman, dan pembatasan akses kemanusiaan yang terus berlanjut dapat merusak kerangka gencatan senjata serta semakin memperparah krisis kemanusiaan di wilayah kantong yang terkepung tersebut.

Kantor berita WAFA melaporkan, jumlah korban jiwa akibat agresi Israel yang terus berlangsung di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 73.223 jiwa, dengan 173.654 orang terluka sejak 7 Oktober 2023, demikian disampaikan sumber medis di wilayah tersebut pada hari Sabtu.

Menurut sumber-sumber tersebut, rumah sakit di seluruh Gaza menerima dua jenazah serta 11 orang terluka dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Sumber-sumber itu menambahkan bahwa sejak gencatan senjata dimulai pada 11 Oktober tahun lalu, jumlah korban tewas telah mencapai 1.100 jiwa, sementara 3.546 orang terluka. Mereka juga menyebutkan bahwa 800 jenazah telah ditemukan selama periode yang sama.

Sumber medis menyatakan bahwa sejumlah korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalanan, sementara tim ambulans serta petugas pertahanan sipil tidak dapat menjangkau mereka. (Red)

Redaksi
Bagikan

By Redaksi

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *