JAKARTA – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menempatkan koperasi sebagai pilar utama dalam membangun ekosistem agribisnis perkebunan untuk mempercepat terwujudnya ketahanan pangan dan energi nasional. Melalui kolaborasi strategis dengan Kementerian Koperasi, Agrinas Palma mendorong lahirnya model kemitraan yang menghubungkan petani, koperasi, mitra stretegis, lembaga keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mohammad Abdul Ghani, menyampaikan bahwa koperasi memiliki peran strategis sebagai wadah pemberdayaan petani sekaligus penggerak ekonomi di tingkat akar rumput.

“Melalui penguatan koperasi, Agrinas Palma tidak hanya mendorong peningkatan produktivitas dan nilai tambah sektor perkebunan, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi daerah, memperluas penyerapan tenaga kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan ekonomi secara berkelanjutan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima redaksi, Senin (13/7/202).

Konsep yang dikembangkan Agrinas Palma mengedepankan kemitraan triple helix, yaitu sinergi antara koperasi sebagai wadah pemberdayaan petani, Agrinas Palma sebagai lead integrator, serta mitra strategis sebagai penyedia teknologi, akses pasar, dan dukungan pembiayaan. Model kolaborasi ini dirancang untuk mempercepat hilirisasi komoditas strategis yang menjadi mandat dari Kementerian Pertanian kepada Agrinas Palma, meliputi pengembangan perkebunan kelapa sawit, singkong, jagung, dan kedelai, sehingga mampu menciptakan nilai tambah, meningkatkan produktivitas, dan mendorong kesejahteraan petani secara berkelanjutan. 

Dalam skema tersebut, Agrinas Palma berperan sebagai penyedia lahan sekaligus lead integrator yang menghubungkan koperasi petani dengan mitra strategis untuk memastikan produksi, pengolahan, dan penyerapan hasil berjalan secara terintegrasi. Kemitraan ini tidak hanya menciptakan kepastian usaha bagi koperasi dan petani, tetapi juga memperkuat kredibilitas bisnis sehingga mempermudah akses terhadap pembiayaan lembaga keuangan guna mendukung ekspansi usaha dan peningkatan skala produksi. 

Pendekatan ini juga mendorong peningkatan produktivitas melalui penerapan teknologi modern, penggunaan benih unggul, mekanisasi, serta pendampingan agronomis. Dengan produktivitas yang lebih tinggi dan biaya produksi yang lebih efisien, koperasi diharapkan mampu meningkatkan daya saing komoditas sekaligus menciptakan nilai tambah bagi para petani. 

Melalui strategi ini, Agrinas Palma menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem agribisnis perkebunan berbasis koperasi yang modern, inklusif, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, koperasi, dunia usaha, dan lembaga keuangan diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia. (Red)

Redaksi
Bagikan

By Redaksi

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *