JAKARTA – Puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya lulus tanpa mengerjakan skripsi. Hal tersebut bisa terjadi karena menggunakan skema konversi.

Dalam skema konversi, mahasiswa dapat mengganti skripsi menjadi publikasi jurnal ilmiah nasional terakreditasi Science and Technology Index (SINTA) 3-6 maupun ISSN yang dibuktikan minimal mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) dari pengelola jurnal tersebut.

Wakil Rektor 1 UM Surabaya, M.Ridwan mengatakan, di era merdeka belajar kampus merdeka ini menuntut mahasiswa untuk menghasilkan outcome tugas akhir yang dapat dipublikasikan pada jurnal ilmiah.

“Kebijakan yang telah digulirkan oleh UM Surabaya sejak Pandemi Covid-19 mendorong mahasiswa tingkat akhir untuk mempublikasikan karya tugas akhirnya pada jurnal ilmiah terindeks Sinta 3-6, agar khalayak luas dapat mengakses dan membacanya,” tutur Ridwan, Sabtu (29/10/2022), dilansir dari laman resmi UM Surabaya.

Ridwan menambahkan, karya tulis ilmiah yang akan dipublikasikan oleh mahasiswa pada jurnal terakreditasi nasional tersebut harus melalui kolaborasi penelitian bersama mahasiswa, serta mengeceknya dalam turnitin serta menggunakan aplikasi sitasi seperti mendeley, zootero, dsb.

“Tujuannya agar, karya tulis ilmiah yang dipublikasikan betul-betul layak secara kualitas publikasinya, sehingga dampaknya tidak hanya dirasakan bagi mahasiswa, namun juga bagi dosen dalam rangka kolaborasi riset mahasiswa, dan bagi UM Surabaya dalam meningkatkan jumlah publikasi bagi sivitasnya,” imbuhnya.

Seperti dikutip laman sinta3.kemdikbud.go.id, total publikasi sivitas UM Surabaya di Direktori Sinta sebanyak 7.431 dokumen, baik terindeks internasional maupun nasional, Sinta. Serta tempatkan Sinta overall score UM Surabaya pada point 88.560. (Red)

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *