JAKARTA Vivo V29e telah resmi dilempar ke pasar Indonesia sejak pekan lalu. V29e dibanderol dengan harga mulai dari Rp4,39 juta dan masa pre-order juga sudah dibuka. Pre-order dapat dilakukan melalui gerai offline Vivo Store dan online melalui official e-commerce yang jadi partner resmi perusahaan, yaitu Akulaku, Shopee, dan vivo.com. 

Vivo mempersembahkan V29e dalam tiga varian warna seperti emas, biru, dan hitam. Sentuhan warna emas pada Vivo V29e, varian emas sebagai simbol dari kehangatan dan kelembutan cahaya negeri yang terus memancar di Tanah Air.

Sedangkan warna hitam yang mencerminkan suasana Binar Rimba, yang mempresentasikan cahaya negeri yang merambah masuk ke dalam rimbunnya hutan Indonesia, yang dikenal sebagai paru-paru dunia. Juga terdapat varian biru, ini terinspirasi dari kilau samudra yang menawan serta stylish guna melengkapi keseharian si pengguna. 

Dalam urusan performa, V29e membawa prosesor Qualcomm Snapdragon 695 5G. Prosesor tersebut tergolong sudah tidak muda lagi, khususnya buat seri 5G Qualcomm. Kinerjan prosesor ini dipadukan dengan RAM 8GB dan kapasitas penyimpanan internal sebesar 128GB atau 256GB.  

Vivo V29e dibenamkan baterai dengan kapasitas 4.800 mAh serta sudah mendukung fitur pengisian daya yang cepat (fast charging) berkat kabel cas USB-C 44 Watt. Mengenai sistem operasinya, smartphone ini berjalan dengan Android 13 yang dilapisi oleh antarmuka Funtouch OS 13. 

Secara tampilan, V29e memiliki layar berukuran 6,78 inci dan panel AMOLED dengan resolusi Full High Definition Plus (FHD+) 1080×2400. Layarnya ini juga sudah mendukung kecepatan refresh rate hingga 120Hz. Ukuran ponsel ini di atas kertas tidak terlalu tebal untuk dimasukkan ke dalam saku. V29e panjangnya 164,42 milimeter (mm), lebar 74,92 mm, ketebalan 7,57mm, dan bobotnya sendiri cuma sekitar 180,5 gram. 

Kamera V29e yang memiliki resolusi 50MP AF Group Photo dan kembali menghadirkan teknologi Aura Light Potrait with Smart Lightning Control. Peningkatan kemampuan fotorgrafi di ponsel pintar ini dihadirkan guna menangkap setiap momen yang berharga. 

Dengan dua lensa kamera yang cukup besar yang ditempelkan pada bagian belakang. Masing-masing kamera punya resolusi 64MP dengan apertur f/1.79 serta fitur Optimize Image Stabilization (OIS) dan kamera ultrawide 8MP dengan apertur f/2.2.  

Kamera belakangnya itu sudah mampu merekam video dengan resolusi maksimal 4K pada 30FPS. Sementara untuk kamera depannya beresolusi 50MP yang ditemani oleh DUAL-LED flash. Kamera depannya ini dapat merekam video dengan kualitas hingga 1080P pada 30FPS. 

Tampilannya, ponsel pintar midrange ini dilapisi dengan Fluorite AG Glass berkualitas tinggi dan diproses melalui Nano-scale Photoetching Technique, menciptakan pengalaman sentuhan yang halus dan tampilan yang premium. 

Dipadukan dengan desain yang ramping berkat 2.5D Slim Flat Frame yang ukurannya 7,6 milimeter (mm), sehingga membuat gawai paling tipis di kelasnya yang memperkuat pencapaian Vivo dalam menggabungkan aspek fungsionalitas dan estetika. Tidak cuma menciptakan kesan elegan, tapi juga memberikan kenyamanan saat digenggam tangan. 

Vivo V29e membawa 120Hz AMOLED Display pada layarnya guna memastikan pengalaman visual yang imersif, ditambah dengan E4 Luminous Material yang dapat secara cerdas melakukan penyesuaian pencahayaan layar pada keadaan sekitar dengan lebih akurat. Pelanggan pun dapat menikmati hiburan serta meningkatkan produktivitas dengan lebih baik. 

Adapun fitur lainnya yang ditawarkan oleh V29e mencakup pemindai sidik jari (finger scan) yang sudha terintegrasi di layar ponsel, NFC, konektivitas 5G, Bluetooth 5.1, slot untuk micro SD, dan dual SIM. Namun, yang menjadi kekurangan dari smartphone ini adalah Vivo menghilangkan port untuk audio jack 3,5mm. 

Pabrikan ponsel asal China ini juga menyematkan V29e dengan Audio Booster guna meningkatkan pengalaman audio dengan suara yang jernih dan kualitas tinggi, bass yang dihasilkan pun lebih bertenaga. (Red)

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *