
JAKARTA – Perkembangan penanganan pandemi Covid-19 per 26 Mei 2022 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah 243 orang terdiri 235 transmisi lokal dan 8 Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Sehingga angka kumulatifnya terus meningkat melebihi 5,8 juta orang sembuh atau tepatnya 5.894.103 orang (97,4%).
Untuk kasus aktif nasional seperti dilansir dari laman covid19.go.id, Kamis (26/5/2022), tidak bertambah dan angka kumulatifnya masih di kisaran 3 ribu kasus atau tepatnya 3.011 kasus (0,0%). Sementara, pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), per hari ini bertambah 246 kasus terdiri 230 kasus transmisi lokal dan 16 PPLN. Sehingga angka kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 6.053.670 kasus.
Sementara itu pasien meninggal bertambah 3 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya mencapai 156.556 kasus (2,6%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 57.903 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 2.204 kasus.
Di samping itu, pada perkembangan program vaksinasi dengan penerima vaksin ke-1 bertambah 68.335 sehingga totalnya sudah melebihi angka 200 juta atau tepatnya 200.084.080 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 88.476 dengan totalnya melebihi 167 juta atau tepatnya 167.156.856 orang. Serta vaksinasi ke-3 bertambah 244.516 dengan totalnya melebihi 44 juta atau 44.901.881 orang. Sementara target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.397 orang.

Lebih lanjut, pada perkembangan per provinsi, kesembuhan dari 15 provinsi. Angka tertinggi harian dari 5 provinsi diantaranya, DKI Jakarta 84 orang terdiri 55 transmisi lokal dan 9 PPLN dengan kumulatifnya 1.234.030 orang, diikuti Banten 39 orang terdiri 38 transmisi lokal dan 1 PPLN dengan kumulatifnya 289.855 orang, Jawa Tengah 25 orang dengan kumulatifnya 594.237 orang, Jawa Timur 21 orang terdiri 19 transmisi lokal dan 2 PPLN dengan kumulatifnya 544.409 orang, serta Jawa Barat 19 orang dari transmisi lokal dengan kumulatifnya 1.090.181 orang.
Lalu kasus terkonfirmasi positif bertambah dari 22 provinsi. Angka tertinggi berasal dari 5 provinsi, diantaranya, DKI Jakarta 124 kasus terdiri 111 transmisi lokal dan 13 PPLN dengan kumulatifnya 1.250.200 kasus, diikuti Jawa Barat 29 kasus dari transmisi lokal dengan kumulatifnya 1.106.424 kasus, Banten 26 kasus dari transmisi lokal dengan kumulatifnya 293.039 kasus, Jawa Tengah 15 kasus dengan kumulatifnya 627.574 kasus, serta Jawa Timur 13 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya 576.173 kasus.
Di samping itu, hari ini ada 3 provinsi menambahkan dengan masing-masing 1 kasus dari transmisi lokal. Antara lain, Jawa Timur dengan kumulatifnya 31.638 kasus, Jawa Barat dengan kumulatifnya 15.811 kasus, Kalimantan Timur dengan kumulatifnya 5.715 kasus.
Selain itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 98.415.619 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 11.590.514 pesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 85.144.493 spesimen. Positivity rate orang harian dari NAAT (RT-PCR) dan Antigen di angka 0,83% dan positivity rate orang mingguan (15 – 21 Mei 2022) di angka 0,49%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 2 spesimen.
Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 41.084 orang dan kumulatifnya 64.919.496 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 58.865.826 orang, termasuk tambahan hari ini sebanyak 40.838 orang. Sementara positivity rate orang harian dari NAAT (RT-PCR/TCM) dan Antigen di angka 0,60% dan positivity rate orang mingguan (15 – 21 Mei 2022) di angka 0,32%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada pada 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota. (Red)

