JAKARTA – Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 29 Maret 2022 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah 10.092 orang, yang terdiri 9.660 transmisi lokal dan 432 Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Sehingga angka kumulatifnya terus meningkat melebihi 5,7 juta orang sembuh atau tepatnya 5.735.055 orang (95,5%).

Sejalan itu, kasus aktif atau pasien positif yang membutuhkan perawatan medis, berkurang 6.305 kasus sehingga kumulatifnya menurun menjadi 115.709 kasus (1,9%). Lalu, pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini Selasa (29/3/2022), bertambah 3.895 kasus terdiri 3.644 transmisi lokal dan 251 PPLN. Sehingga angka kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 6.005.646 kasus.

Sementara itu seperti dilansir dari covid19.go.id, pasien meninggal bertambah 108 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya mencapai 154.882 kasus (2,2%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 158.102 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 7.012 kasus.

Pada perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah 282.832 dengan totalnya melebihi 196 juta atau 196.240.871 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 855.959 orang dengan totalnya melebihi 158 juta atau tepatnya 158.830.466 orang. Serta vaksinasi ke-3 bertambah 1.340.225 dengan totalnya melebihi 21 juta atau 21.1 474.870 orang. Sementara target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, pada perkembangan per provinsi, angka kesembuhan harian bertambah dari 32 provinsi. Terdapat 5 provinsi dengan angka harian tertinggi diantaranya, Jawa Barat 3.328 orang terdiri 3.310 transmisi lokal dan 18 PPLN dengan kumulatifnya 1.052.125 orang, diikuti DKI Jakarta 902 orang terdiri 519 transmisi lokal dan 383 PPLN dengan kumulatifnya 1.213.916 orang, Nusa Tenggara Timur 842 orang dengan kumulatifnya 88.307 orang, Jawa Tengah 733 orang terdiri 721 transmisi lokal dan 30 PPLN dengan kumulatifnya 573.689 orang, serta DI Yogyakarta 727 orang dari transmisi lokal dengan kumulatifnya 204.639 orang.

Lalu, pada kasus terkonfirmasi positif harian bertambah dari 34 provinsi. Terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Diantaranya Jawa Barat 928 kasus terdiri 921 transmisi lokal dan 7 PPLN dengan kumulatifnya 1.097.273 kasus, diikuti DKI Jakarta 742 kasus terdiri 573 transmisi lokal dan 169 PPLN dengan kumulatifnya 1.236.106 kasus, Banten 363 kasus terdiri 332 transmisi lokal dan 31 PPLN dengan kumulatifnya 288.642 kasus, Jawa Tengah 329 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya 622.954 kasus, serta Jawa Timur 307 kasus terdiri 292 transmisi lokal dan 15 PPLN dengan kumulatifnya 572.732 kasus.

Di samping itu, hari ini 25 provinsi menambahkan kematian dari kasus transmisi lokal. Meski demikian, terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi harian diantaranya, Jawa Tengah 23 kasus dengan kumulatifnya 32.768 kasus, diikuti Jawa Timur 20 kasus dengan kumulatifnya 31.358 kasus, DKI Jakarta 10 kasus dengan kumulatifnya 15.139 kasus, DI Yogyakarta 10 kasus dengan kumulatifnya 5.801 kasus, serta Jawa Barat 9 kasus dengan kumulatifnya 15.611 kasus.

Selain itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 91.693.202 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 11.497.123 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 78.516.010 spesimen. Positivity rate spesimen (NAAT dan Antigen) harian di angka 5,34% dan positivity rate spesimen mingguan (20 – 26 Maret 2022) di angka 7,31%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 20 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 106.441 orang dan kumulatifnya 60.298.216 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 54.292.570 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 102.546 orang. Sementara positivity rate (NAAT dan Antigen) orang harian di angka 3,66% dan positivity rate orang mingguan (20 – 26 Maret 2022) di angka 5,51%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. (Red)

Bagikan

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *