
GAZA – Sumber-sumber medis melaporkan seorang bayi berusia tujuh hari meninggal dunia, Sabtu (10/1/2026) di Deir al-Balah, Jalur Gaza bagian tengah, akibat suhu dingin ekstrem dan penurunan suhu yang drastis.
Dengan kejadian tersebut, jumlah korban meninggal akibat cuaca buruk dan dingin ekstrem yang melanda Jalur Gaza kini telah melampaui 15 orang.
Angka tersebut mencerminkan kondisi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan di wilayah Jalur Gaza, terutama bagi anak-anak dan warga yang mengungsi serta tinggal di tenda-tenda darurat yang rapuh dan tidak mampu melindungi mereka dari terpaan kerasnya musim dingin.
Warga Jalur Gaza terus menghadapi kekurangan tempat tinggal dan layanan kesehatan, serta keterbatasan bahan bakar untuk pemanas, di tengah cuaca badai, hujan, dan suhu dingin yang berkepanjangan. (Red)
Sumber: Antara, WAFA-OANA
- Serukan Taubat Nasuha, MUI Desak Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan - October 18, 2026
- Fajar/Fikri Juara Denmark Open Setelah Tekuk Ganda Malaysia - October 18, 2026
- Sesalkan Penundaan Wajib Halal, MUI Imbau Umat Islam Hindari Produk tanpa Label Halal - October 17, 2026
