*** Local Caption *** Bintang Untuk Sudharmono - Dubes Jepang Takao Kawakami (kanan) menyematkan bintang jasa "The Grand Cordon of the Order of the Rising Sun" dari pemerintah Jepang kepada Sudharmono, Penghargaan ini diberikan atas jasa-jasa Sudharmono dalam upaya meningkatkan hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang. Acara ini berlangsung di kediaman rumah Dubes Jepang di Jakarta, Selasa (2/12) siangTerkait berita Kompas, 03-12-1997, 14. Judul Amplop : Bintang Sudharmono Dari Kaisar Jepang

Letnan Jenderal TNI (Purn.) Soedharmono, SH (lahir di Cerme, Gresik, Jawa Timur, 12 Maret 1927 (wafat di Jakarta, 25 Januari 2006) adalah Wakil Presiden Indonesia yang kelima periode 1988-1993.

Soedharmono menempuh pendidikan dari SD, SMP, SLTA, Akademi Hukum Militer (1956) dan Perguruan Tinggi Hukum Militer (lulus tahun 1962).

Karirnya dimulai dari Jaksa tentara tertinggi di Medan (1957-1961), kemudian jaksa tentara merangkap perwira staf Penguasa Perang Tertinggi, dan Sekretaris Kabinet merangkap Sekretaris Dewan Stabilitas Ekonomi (1966-1972).

Sejak Sidang Umur MPR 1988 dan Musyawarah Nasional III Golongan Karya (Golkar) tahun 1983 ia diangkat menjadi ketua Umum Golkar dan Wakil Presiden kelima Indonesia (1988-1993).

Soedharmono meninggal dunia pada tanggal 25 Januari 2006 pukul 19.40 setelah menjalani perawatan selama dua pekan di Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC), Jakarta akibat infeksi paru-paru dan komplikasi penyakit lain. Jenazahnya dimakamkan sekitar pukul 10.00 pada hari Kamis 26 Januari 2006 di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Pendidikan:
– HIS
– SMP
– SMA
– Akademi Hukum Militer (SmHk 1956)
– Perguruan Tinggi Hukum Militer (SH., 1962)
– Sekolah Perwira Cadangan
– Kursus Perwira Lanjutan Dua (Kupalda)
– Seskoad

Karir:
– Komandan Pasukan Divisi Ronggolawe (1945-1949)
– Perwira Staf Pusdik Perwira AD (1950-1952)
– Jaksa Tentara, merangkap Perwira Staf Penguasa Perang Pusat, Medan (1957-1961)
– Jaksa Tentara Tinggi, merangkap Perwira Staf Penguasa Perang Tertinggi (Peperti)
– Asisten Bidang Sosial Sekretariat Pembantu Pimpinan Revolusi
– Wakil Ketua II Gabungan 5 Koti
– Ketua Tim Penertiban Personil Pusat (1962-1966)
– Sekretaris Kabinet, merangkap Sekretaris Dewan Stabilisasi Ekonomi (1966-1972)
– Menteri Sekretaris Negara (1973-1988)
– Wakil Presiden RI (1988-1993)

Organisasi:
– Ketua Umum DPP Golongan Karya (1983-1988)
– Koordinator Yayasan-yayasan yang didirikan Pak Harto (1998 s/d 2006)

Jabatan dalam Kabinet:
1.      Menteri/Sekretaris Negara dalam kabinet Pembangunan II masa kerja 28 Maret 1973 – 29 Maret 1978.
2.      Menteri/Sekretaris Negara dalam kabinet Pembangunan III masa kerja 29 Maret 1978 – 19 Maret 1983.
3.      Menteri/Sekretaris Negara dalam kabinet Pembangunan IV masa kerja 29 Maret 1983 – 19 Maret 1988.

(Red)

Sumber: Perpustakaan Nasional RI

Bagikan

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *